Connect with us

5 Fakta Unik Mengenai Kapal Pinisi, Kapal Legendaris Penyisir Lautan

Fakta Unik Mengenai Kapal Pinisi

Unik

5 Fakta Unik Mengenai Kapal Pinisi, Kapal Legendaris Penyisir Lautan

Lihat.co.id – Fakta unik mengenai Kapal Pinisi, kapal legendaris penyisir lautan di Dunia. Apakah kamu mengetahui apa itu perahu Pinisi? Perahu asal Bulukumba Sulawesi Selatan ini sempat mengihasi uang nominal Rp 100.00 (zaman dahulu) dan juga memiliki desain yang menakjubkan. Dalam proses pembuatannya, perahu Pinisi ini tidak dibuat oleh sembarangan orang dan juga bahkan harus melalui ritual-ritual tertentu. Lantas bagaimana kisah juga proses pembuatan dari perahu Pinisi ini. Berikut kami sajikan beberapa fakta-fakta unik mengenai perahu Pinisi.

Fakta Unik Mengenai Kapal Pinisi

5 Fakta Unik Mengenai Kapal Pinisi, Kapal Legendaris Penyisir Lautan

1. Berasal Dari Pecahan Kapal

Tahukah kamu? Meski mempunyai desain yang megah, Pinisi ini lahir dari puing-puing kapal pecah yang dihantam ombak. Kisah ini bermula pada abad ke-14 ketika putra mahkota kerajaan Luwu, Sawerigading berlayar ke negeri Cina, untuk meminang seorang wanita yang bernama We Cudai. Niat putra sang mahkota memang terwujud. Namun sayang, saat perjalanan pulang ke negeri Luwu kapal yang di tumpangi pangeran Luwu dihantam ombak dan terbelah menjadi tiga bagian.

Puing-puing kapal Sawerigading ini kemudian terdampar di tiga tempat yang berbeda. Yaitu di Desa Arang, Lemo-lemo, dan Tanjung Bira. Lalu kemudian puing-puing kapal di kumpulkan dan di bentuk lagi menjadi kapal oleh masyarakat ketiga desa itu. Masyarakat Desa Arang membuat badan kapal, masyarakat Lemo merakit kapal dan masyarakat Tanjung Bira bertugas merancang kapal hingga akhirnya kapal ini dapat di bangun kembali dengan  nama Pinisi.

2. Mengandung Banyak sekali Makna Simbolik

Rangkaian Kapal Pinisi

Tahukah kamu kapal Pinisi ini memilki banyak sekali makna simbolik lho. Seperti dua layar kapal Pinisi yang melambangkan dua kalimat syahadat dan tujuh buah layar lainnya yang melambangkan tujuh buah ayat di surat Al-Fatihah.

Pada umumnya kapal Pinisi ini menggunakan 2  jenis layar sekunar dengan 2 jenis layar utama. Dan tujuh layar yang menggambarkan ketujuh samudera di dunia. Selain itu dalam proses pembuatannya, kapal pinisi juga memiliki beberapa makna simbolis. Seperti pada saat peletakan tunas, bagian depan balok tunas adalah merupakan simbol lelaki dan bagian tunas simbol belakang adalah melambangkan simbol wanita. Saat pemotongan balok tunas pun ujung tunas harus di lepas kelaut. Dan tidak boleh menyentuh tanah, ini merupakan simbol suami yang siap untuk melaut demi mencari nafkah untuk kelurganya.

3. Perahu Pinisi Telah Menjelajah ke Seluruh Dunia

Kapal Pinisi dapat dikatakan terbilang sangat tradisional dan dalam pembuatannya memakan waktu yang sangat lama. Namun, keperkasaan dalam mengarungi samudera telah terkenal di seluruh pelosok di dunia. Seperti, Benua Afrika, Amerika, dan juga Jepang.

Menurut catatan sejarah, ada beberapa ekspedisi telah menggunakan kapal Pinisi ini. Seperti pada abad ke-17, dimasa kerajaan Sriwijaya kapal Pinisi pernah mengarungi lautan hingga ke Madagaskar Afrika. Kemudian pada tahun 1986, kapal Pinisi juga tercatat pergi ke Veinkopergh, Kanada dan pada tahun 1987 ekspedisi kapal Pinisi telah mencapai daratan suku Aborigin, Australia. Hingga ekspedisi dalam catatan sejarah adalah perahu Pinisi berekpedisi hingga ke negara Jepang.

4. Perahu Pinisi Buatan Tangan dan Tanpa Menggunakan Alat Perekat

Pembuatan kapal Pinisi

Tahukah kamu, kapal ini di  buat tanpa menggunakan mesin apapun alias buatan tangan sendiri. Mulai dari proses penebangan pohon, pemotongan kayu hingga pemasangan lunas dan proses pembuatan kapal Pinisi ini hampir dilakukan dengan cara manual. Begitu uniknya lagi, perahu pinisi ini tidak mempunyai alat perekat.

Mungkin kamu bertanya-tanya “koq bisa sih”? Kayu-kayu penyusunan kapal hanya direkatkan dengan pasak kayu. Selain itu keunikan lain juga terlihat dari proses pembuatan kapal yakni, dimulai dari badan kapal terlebih dahulu, bukan dari kerangka kapal seperti proses pembuatan kapal pada umumnya.

5. Dibangun Tanpa Sketsa

Percayakah kamu, kapal yang kokoh dan megah ini dibuat tanpa sketsa terlebih dahulu. Meskipun tanpa sketsa, ketangguhan kapal ini dalam mengarungi lautan tidak perlu di ragukan lagi. Kayu yang menjadi bahan dasar kapal Pinisi konon akan semakin kuat dan kokoh jika sudah terkena air laut. Selain itu, kapal Pinisi ini juga tangguh dalam menghadapi badai dan juga derasnya terjangan ombak.

Lihat Juga:

Ritual Unik Tarian Maut Perkawinan Burung Surga, Lihat Video Nya

Abraj Kudai, Hotel Terbesar di Dunia Yang Ada di Makkah

Itulah mungkin informasi mengenai fakta unik mengenai kapal Pinisi yang mungkin bisa kamu ketahui. Memang banyak sejarah yang dapat diungkap dari uniknya peristiwa pada zaman dahulu, termasuk tentang kapal pinisi ini, bagaimana proses pembuatannya dan dengan apa dibuat.

Continue Reading
Loading...
Click to comment

Baca Juga

RSS Khasiat

RSS Film Terbaru Minggu Ini

RSS Tempat Wisata Terbaru

RSS Design Rumah Terbaru


To Top