Connect with us

Perhatikan Dosisnya, Karena 20 Obat ini Dapat Memicu Kerusakan Otak

Kesehatan

Perhatikan Dosisnya, Karena 20 Obat ini Dapat Memicu Kerusakan Otak

Apabila tubuh terasa nyeri atau sakit, biasanya kamu meminum obat kimia untuk mengatasi kondisi tersebut. Tapi, dalam meminum obat kamu harus memperhatikan dosis yang tepat atau menurut anjuran dokter. Selain itu, kamu juga tidak boleh melebih dosisi yang dianjurkan. Bisa-bisa kamu terkena efek samping yang serius. Sebab, ada beberapa obat pemicu kerusakan otak dan penyakit serius lainnya.

Pemakaian obat yang terus-menerus juga dapat merugikan pasien, termasuk hilangnya memori. Sehingga, kamu perlu meminimalisir konsumsi obat kimia untuk mengatasi rasa sakit. Bukan berarti kamu tidak boleh mengkonsumsi obat-obatan sama sekali. Yang benar adalah makan obat sesuai resep dokter.

Mulai sekarang jarang konsumsi obat sembarangan, meski obat tersebut mudah di dapatkan tanpa resep. Sebab, bisa mengakibatkan dampak buruk terhadap tubuhmu. Selalu konsultasikan dengan dokter obat apa yang kamu gunakan, terlebih lagi jika sakitmu itu cukup berbahaya. Ketahui obat yang dihubungkan dengan penurunan kognitif pada otak dan penyebab kehilangan memori otak. Inilah ulasannya!

Obat pemicu kerusakan otak jika melebihi dosis

obat-pemicu-kerusakan-otak

Anti obat

Beberapa obat yang termasuk dalam golongan anti obat adalah antihistamin, antibiotik, antidepresan, antipasmodik, antipsikotik dan antihipertensi. Obat tersebut bisa mempengaruhi fungsi dari neurotransmitter asetilkolin merupakan bagian penting untuk daya ingat dan fungsi kognitif. Apalagi obat-obatan ini mudah didapatkan tanpa resep dokter. Jadi, kalau tidak dikonsumsi dengan dosis yang tepat dapat menyebabkan kerusakan serius pada otak.

Obat tidur

Obat penyebab kerusakan otak selanjutnya adalah obat tidur. Obat ini bisa sebabkan kehilangan memori baik jangka pendek maupun jangka panjang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis obat tidur bisa memicu gangguan memori dan kinerja otak. Pil tidur juga bisa menekan kinerja yang tepat dari sel-sel pada otak, sehingga mempengaruhi penilaian dan kewaspadaan.

Obat statin

Obat statin adalah obat penurun kadar kolesterol. Karena laporan bisa merusak kognitif dan kehilangan memori, obat ini telah diawasi oleh FDA. Dilaporkan karena bisa  membuat pasien tidak fokus dan pelupa.

Di bawah ini daftar obat pemicu kerusakan otak :

  • Pil tidur : lunesta, sonata, ambien
  • Obat penghilang rasa sakit
  • Steroid
  • Antibiotik (kuinolon)
  • Obat parkinson : atropin, glikopirolat, skopolamin
  • Antihistamin
  • Obat epilepsi : dilantin atau fenitoin
  • Quinidine
  • Benzodiazepin : xanax, ativan, valium dan dalmane
  • Naproxen
  • Interferon
  • Obat untuk tekanan darah tinggi
  • Insulin
  • Metildopa
  • Beta blockers (khususnya yang dipakai untuk glaukoma)
  • Barbiturat : nembutal, seconal, amytal dan fenobarbital
  • Antipsikoptik : haldol dan mellaril
  • Obat kemoterapi
  • Obat antidepresan trisiklik
  • lithium

baca juga :Walau Sehat Makanan Ini Bisa Menyebabkan Kanker dan Kerusakan Otak

gejala kehilangan memori setelah mengkonsumsi salah satu obat itu

  • lupa saat mengatakan sesuatu atau berbicara
  • mengajukan pertanyaan yang sama beberapa kali
  • sering lupa
  • Perilaku dan suasana hati mudah berubah

Apabila kamu sedang dalam masa pengobatan dan ingin melakukan perubahan metode pengobatan diskusikan dulu dengan dokter yang menanganimu. Walau begitu masih ada kabar baiknya, efek samping akan berhenti setelah pengobatan berhenti.

Ketika masih dalam pengobatan, sebaiknya perbanyak konsumsi makanan yang meningkatkan fungsi otak dan berolahraga secara teratur.

Itulah 20 obat pemicu kerusakan otak yang perlu kamu ketahui. Dengan begitu, kamu bisa lebih waspada terhadap obat kimia dan sebelum menggunakannya minta penjelasan lengkap pada dokter. Tanyakan efek sampingnya, dosisnya dan juga makanan atau usaha apa untuk mengimbangi efek dari obat tersebut.

Loading...
Continue Reading
Loading...
Click to comment

RSS Film Terbaru Minggu Ini

RSS Tempat Wisata Terbaru

RSS Tips Sehat

RSS Khasiat

close

RSS Penyakit.co.id


To Top