in

7 Cara-Cara Membuat Makalah yang Baik dan Mudah

Contoh Makalah, Cara Menulis Makalah, Cara Membuat Makalah

Lihat.co.id – Makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah yang disusun untuk melaporkan suatu permasalahan yang telah dianalisis. Penulisannya lebih terstruktur daripada artikel atau essay biasa. Namun tidak lebih detail dari laporan penelitian untuk skripsi, tesis maupun disertasi.

Makalah biasanya ditulis guna untuk melaporkan penyelesaian tugas sekolah atau kuliah. Bentuk laporan ini banyak digunakan mahasiswa, dibandingkan siswa SMA. Sayangnya, belum banyak mahasiswa yang paham bagaimana cara menulis makalahnya yang baik.

Padahal suatu makalah harus ditulis dengan baik agar mendapatkan penilaian baik pula oleh dosen. Ciri-ciri penulisan yang baik adalah pemaparannya lengkap di tiap babdan memiliki sumber data yang kuat. Serta diakhiri dengan uraian kesimpulan yang mampu menjawab rumusan masalah. Secara umum, metode penulisan makalah memiliki 2 cara, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif.

Contoh Makalah, Cara Menulis Makalah, Cara Membuat Makalah

Makalah kualitatif tentunya menggunakan metodologi yang berbasis pada kualitatif, yaitu menguraikan data-data berdasarkan penemukan di lapangan, untuk dijelaskan menggunakan teori. Sedangkan metode penulisan makalah yang kuantitatif, biasanya adalah membuktikan kebenaran atau keabsahan teori dengan mencocokkannya dengan fakta di lapangan.

Menulis makalah yang baik harus senantiasa memperhatikan struktur. Berikut adalah struktur penulisan yang baik dan benar:

1.  Sampul

Cover atau sampul makalah diwajibkan dibuat, kecuali bila dosen melarangnya, karena ada beberapa dosen yang lebih senang to the point. Cover ini membuat judul makalah dan nama dari para pemakalahnya, nama dosen, serta keterangan institusi dan tahun akademik

Font yang digunakan untuk penulisan Cover Idealnya adalah Arial, Calibri, atau Times New Roman. Untuk judulnya, gunakan font size 16-20. Sedangkan keterangan nama pemakalah dan nama dosen, cukup dengan font size 12. Lalu nama institusi dan tahun akademik juga dikembalikan pada size 12 saja.

2. Abstract dan Keywords

Abstract adalah sebuah uraian singkat mengenai topik makalah. Abstrack biasanya hanya tersusun dari  1 atau paragraf. Di mana satu paragraf berisi 4 hingga 6 kalimat. Jumlah kata maksimal dalam sebuah abstract idealnya tidak boleh lebih dari 200 kata.

Penulisan Abstract tidak wajib. Namun banyak dosen lebih suka jika mahasiswanya menyertakan abstract ini. Ada satu ketentuan mutlak yang harus dilakukan, yaitu: apabila makalah ditulis dalam bahasa Indonesia, maka abstract harus berbahasa Inggris. Sebaliknya, bila makalahnya dalam bahasa Inggris, maka abstractnya harus berbahasa Indonesia.

Keywords adalah kata kunci. Seringkali mahasiswa bingung menentukan kata kunci dari abstract. Padahal mudah saja, kata kunci ini merupakan sebuah topik utama atau tema dasar, bisa diambil dari konsep-konsep kunci atau terminologi yang digunakan dalam makalah.

Lihat Juga: Panduan Cara Membuat Makalah Yang Benar

3. Pendahuluan

Bab pendahuluan berisi latar belakang masalah dan rumusan masalah. Latar belakang masalah yaitu uraian tentang teori dan fakta di lapangan dari suatu permasalahan. Apa yang menjadi topik dari makalah diuraikan sekilas dalam bahasa teoritis untuk kemudian disandingkan dengan fakta-faktanya pula.

Sedangkan rumusan masalah adalah daftar pertanyaan yang akan dibuat guna memaparkan topik permasalahan dari makalah. Rumusan masalah tidak dibatasi jumlahnya berapa. Namun sebaiknya buatlah rumusan masalah minimal 2 dan maksimal 5.

4. Pembahasan

Bab yang kedua adalah pembahasan. Ini banyak mahasiswa bingung bagaimana menulis pembahasannya. Padahal mudah. Karena seharusnya mahasiswa berpedoman pada rumusan masalah. Pembahasan harus mampu menguraikan tiap-tiap rumusan masalah. Kalau rumusan masalahnya ada 2, ya buatlah sub judul pembahasan sebanyak 2. Begitu pun kalau 5, ya buatlah 5.

Pembahasan haruslah terperinci, padat, dan mengalir secara cermat. Jangan lupa untuk menuliskan pula sumber-sumber referensinya dengan metode catatan kaki. Jangan sampai membuat argumen teoritis tanpa landasan dan sumber teori, nanti dikira plagiat.

5. Penutup

Pada bab penutup ini berisi kesimpulan, kritik dan saran. Kesimpulan adalah uraian singkat yang menjawab rumusan masalah. Jumlah simpulan juga menyesuaikan dengan jumlah rumusan masalah. Jangan sampai membuat simpulan yang tidak bersusuaikan dengan pembahasan, karena ini akan mengurangi nilai.

6. Daftar Pustaka

Terkadang siswa maupun mahasiswa lupa tidak mencantumkan daftar pustaka. Bahkan malah sengaja tidak menuliskannya. Padahal ini sangat fatal akibatnya, karena karya makalah nanti dianggap menyalahi prosedur penulisan ilmiah.

7. Lampiran Dokumentasi

Lampiran dokumentasi ini berisi foto-foto, jika makalahnya adalah suatu laporan penelitian lapangan. Namun jika makalahnya menggunakan metode studi pustaka, maka lampiran fotonya pun bisa dimasukkan juga kok! Merupakan foto-foto yang mendukung.

Untuk menulis makalah memang butuh ketelitian dan riset yang mendalam. Jika kita mampu menulis mengikuti pedoman atau struktur di atas, pastilah karya ilmiah ini akan terarah dan runtut. Untuk download contohnya, silahkan klik tautan ini.

Loading...
Cerita Mistis Indonesia, Cerita Misteri, Kisah Angker Indonesia

15 Cerita Mistis di Indonesia yang Masih Rahasia, Bikin Merinding!

Menghilangkan Noda Hitam Bekas Jerawat Bagaimana Caranya, Cara Cepat Hilangkan Bekas Jerawat

19 Cara Menghilangkan Noda Hitam Bekas Jerawat