5 Kisah Orang yang Pernah Terdampar di Pulau Kosong | lihat.co.id

5 Kisah Orang yang Pernah Terdampar di Pulau Kosong

0
idrliga FREE CHIPS BUAT 1000 MEMBER BARU

[lihat.co.id] – Pernah nonton film Cast Away? Yang dibintangi Tom hanks, film yang menceritakan seorang karyawan Fed Ex yang ketika sedang dalam perjalanan mengantarkan paket kirimannya tiba-tiba badai menghadang dan kapal terbang yang ditumpanginya terkena petir dan terdampar disebuah pulau kosong, singkat cerita 4 tahun kemudian doi yang hanya ditemani bola voli bernama Wilson merencanakan untuk keluar dari pulau tersebut dengan membuat rakit dari batang pohon kelapa.

Namun yang dialami Tom Hanks tentu hanya fiktif belaka, tapi siapa sangka ternyata kisah film tersebut sering terjadi di kehidupan nyata, berikut 5 kisah diantaranya:

1. Johkn F. Kennedy and Crew ( 1917 – 1963 )

Bertahan : 6 Hari di Pulau Batu dan Olasana Pada 1943

[lihat.co.id] – John F. Kennedy kala itu masih berusia 26 tahun sebagai nakhoda Kapal PT-109. Dan pada suatu malam kapal perusak Jepang tiba-tiba muncul dan menghancurkan kapal PT-109 yang diawaki para kru JFK, sebanyak 2 orang awak kapal tewas di TKP, sementara yang selamat dan luka – luka terjun ke air dan mengayuh reruntuhan kapal mereka ke sebuah pulau terdekat berjarak 6 km ! dengan hiu dan buaya yang mengancam akhirnya mereka sampai kepulau terdekat setelah menempuh perjalanan selama 5 jam ! dan selama 2 hari mereka tanpa makan dan minum di pulau batu tersebut, lalu dengan gagasan JFK mereka mencari pulau yang lebih besar yang kala itu bernama Olasana dan dapat bertahan hidup dengan memakan buah kelapa. Mereka semua ditemukan oleh para anggota Pramuka setelah 6 Hari !

Fakta Menarik: Pulau tempat awak Kennedy’s terdampar telah menjadi daya tarik tersendiri, dan telah diganti namanya menjadi Pulau Kennedy.

2. Leendert Hasenbosch (1695 – 1725)

Bertahan : Sekitar 6 Bulan di pulau Ascension

[lihat.co.id] – Adalah seorang tentara belanda yang bekerja pad VOC sebagai penjaga buku/ pustakawan, dia dihukum karena telah menyodomi, (gak tau siapa tuh yg disodominya), dia kemudian dibuang pada 5 Mei 1725 kesebuah pulau yg tak berpenghuni dengan dibekali air untuk jatah 1 bulan ! bibit tanaman, injil, pakaian dan alat menulis. Dipercaya Hasenboch meninggal dengan kondisi yg mengenaskan oleh Pelaut Inggris pada bulan Januari 1726 setelah bertahan selama 6 bulan dengan memakan kura-kura laut, burung laut dan minum air kencing sendiri !

Fakta menarik: Para pelaut Inggris itu menemukan sebuah buku harian, yang kemudian di publikasikan dan diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.

3. Marguerite de La Rocque (1523 – ? )

Bertahan : 2 Tahun di pulau Setan

[lihat.co.id] – Pada 1542 Penjelajah berkebangsaan perancis Jacques Cartier memimpin perjalanan ke Newfoundland yang disertai margarit de la Rocque seorang keponakannya yang berumur 19 tahun, namun dalam perjalanannya Margarit menyukai seorang pelaut muda yang diketahui berprofesi sebagai Pelayan kapal (kaum kelas bawah). Hal tersebut membuat jaques Cartier murka kemudian membuang Margarit kesebuah pulau tak berpenghuni di perairan Labrador begitu juga sang pelayan tadi di buang ke pulau lainnya. Kemudian di Pulau tersebut Margarit dikaruniai seorang anak, yang pada akhirnya anak tersebut meninggal karena kekurangan asupan gizi, ia hidup di gua dan berburu hewan liar selama 2 tahun sebelum akhirnya di selamatkan oleh nelayan dari Basque (Spanyol).

Fakta menarik: Ketika kembali ke Perancis setelah diselamatkan, ia disambut bak selebriti, Kisah Marguerite ini kemudian di ceritakan kepada ratu perancis saat itu Queen of Navarre pada 1558.

4. Kapten Charles Bernard ( 1781 – 1840 )

Bertahan : 18 Bulan di Pulau Elang, Pada 1812

[lihat.co.id] – Pada 1812, kapal Inggris Isabella terdampar di Pulau Elang (Eagle Island) bagian dari kepulauan Falkland yang di komandani Kapten George Harrington. Kemudian mereka diketemukan oleh kapal nelayan Amerika Nanina yang di komandani Kapten Charles Bernard, namun sang kapten menyadari bahwa mereka butuh banyak bantuan makanan melihat kondisi mereka yang tidak mungkin untuk mencari makanan, kemudian sang kapten bersama 4 orang awaknya pergi untuk mencari makanan di pulau tersebut. Ketika sang Kapten tersebut pergi para awak Inggris itu mengambil alih kapal nanina tersebut dan meninggalkan Kapten Bernard dan awak nya di pulau tersebut.

Beruntung akhirnya mereka semua dapat diselamatkan setelah 18 Bulan ditinggal di pulau tak berpenghuni tersebut tepatnya pada bulan November 1814. Foto diatas menunjukan tempat berteduh kapten bernard dan awak kapalnya.

Fakta menarik: Di malam penyelamatan dengan awak Kapal Inggris Isabella tersebut sang Kapten sempat berbincang – bincang dengan mereka dan menceritakan semua asal usul mereka yang notabene kala itu Amerika sedang berperang dengan Inggris, karena mungkin para awak Inggris tersebut tidak ingin dibawa ke Amerika dan dijadikan Tawanan, pikir mereka mendingan mereka ambil alih kapal Nanina tersebut dan kabur dari pada dibawa ke Amerika, ( seharusnya sang Kapten tidak banyak bicara ).

5. Ada Blackjack ( 1898 – 1983 )

Bertahan : 2 Tahun di Pulau Wrangel

[lihat.co.id] – Pada musim gugur 1921 sebuah tim yang terdiri dari lima orang yg dipimpin oleh Vilhjalmur Stefansson, merencanakan untuk mengadakan ekspedisi Arctic tujuannya untuk mengklaim sebuah pulau di kawasan tersebut yang menjadi sengketa antara Kanada dan Inggris dengan nama Wrangel Island sebelah utara Siberia. Wanita Eskimo berumur 23 tahun pun disewa oleh mereka dengan bayaran 50 US$ sebulan sebagai juru masak dan tukang jahit, wanita yang bernama Ada Blackjack itu membutuhkan uang tersebut untuk anaknya yang menderita TBC.

Namun diluar rencana ternyata untuk mencapai tujuan mereka harus bisa berjalan selama 1 tahun sementara perbekalan yang mereka bawa hanya untuk 6 bulan saja. Mereka tidak dapat menemukan cukup makanan dan mulai kelaparan sehingga pada Januari 1923 tiga dari mereka mencoba mencari pertolongan. Sementara Ada Blackjack ditinggal bersama 4 orang laki-laki yang sakit untuk merawat mereka, waktu berlalu dan ketiga orang tersebut tidak pernah kembali, ke 4 orang yang ia rawat akhirnya tewas juga. Bagaimanapun juga wanita eskimo telah terbiasa belajar bagaimana untuk bertahan hidup sendirian, sampai akhirnya dia diselamatkan pada bulan Agustus 1923 oleh mantan rekan dari Stefansson’s. Uang yang dia peroleh dari ekspedisi itu kemudian ia gunakan untuk membawa anaknya berobat ke Seattle.

Fakta menarik: Ada Blackjack mendapatkan semua gajinya selama 2 tahun ia ikut ekspedisi tersebut, namun ia tidak mendapatkan sedikitpun keuntungan dari buku yang sangat populer yang diterbitkan oleh orang lain dari kisah perjuangan hidupnya.

sumber